Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno

FEB UMJ menggelar seminar nasional bertajuk ‘Penguatan Kelembagaan Bisnis: Peran Manajemen dan Akuntansi untuk Mencapai Ekonomi Berkeadilan.’ Seminar diselenggarakan mulai pukul 08.00 WIB di Aula Gedung FEB UMJ, 24 Februari 2018.

 

Seminar yang merupakan bagian dari rangkaian Konferensi Nasional Ekonomi Manajemen dan Akuntansi (KNEMA) 2018 itu menghadirkan Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. Irwan Prayitno, p. Psi., M. Sc. sebagai salah seorang narasumber. Pria berdarah minang itu juga merupakan salah seorang Guru Besar FEB UMJ.

 

Irwan membawakan materi tentang “Pengelolaan Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat.” Saat membawakan materi Irwan menekankan pentingnya mengenal organisasi dan elemen penting yang ada di dalamnya untuk membangun sebuah manajemen yang kuat. Irwan pun mengambil contoh tentang bagaimana dirinya memimpin di Sumatra Barat. “Mensejahterakan Sumbar  tidak bisa dengan mengadakan pabrik. Karena Sumbar karakter orangnya tidak mau jadi buruh,” ujar Irwan.

 

Irwan juga mengatakan keberhasilan penerapan manajemen SDM atau manajemen organisasi di sebuah organisasi termasuk organisasi pemerintahan hanya akan berhasil bila dilaksanakan dengan konsisten. “Menjadi berhasil jika kita melaksanakannya dengan penuh komitmen punya kesungguhan dan keseriusan maupun konsistensi,” katanya. Irwan tercatat mengajar di Program Pasca Sarjana Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) sejak 2003 silam. Dia dikukuhkan sebagai guru besar di UMJ pada 1 September 2008.

 

Seminar yang menghadirkan sejumlah nama  terkenal itu dibuka Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Dr. H. Syaiful Bakhri, S.H., M.H. Syaiful dalam sambutannya banyak menyinggung soal keadilan sosial yang juga termaktub dalam Pancasila.

 

Seminar diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai kalangan akademisi dan praktisi ekonomi. Selain Gubernur Sumbar, sminar juga menghadirkan sejumlah pembicara yakni Ketua Ikatan Akuntan Indonesia-Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI-KAPd)  Prof. Dr. Nunuy Nur Alfiah, anggota Bidang Penelitian dan Pengembangan BPKH, Dr. Anggito Abimanyu.

 

 

 

 

Reporter: Muflih Murtadla

Pj Editor: Wadek III, Sulhendri SE., MSi

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *