Peran Perguruan Tinggi Dalam Menghasilkan Sumber Daya Insani Yang Bermutu Untuk Pemberdayaan UKM Gun

Peran Perguruan Tinggi Dalam Menghasilkan Sumber Daya Insani Yang Bermutu Untuk Pemberdayaan UKM Guna Memperoleh Pembiayaan Syariah

Oleh : Rifzaldi Nasri

Abstract

The results of research conducted by various groups in various regions in Indonesia eventually converging on a relatively similar conclusion, that in fact there are three general aspects of the problems of SMEs over the years, namely: capital, market, and managerial aspects. Sector of small and medium enterprises (SMEs) are now rated as one of Indonesia's economic strength is quite significant. At  macro level can be seen potential of the SME sector is already quite large.  General, in 2006,  contribution of the Gross Domestic Product SMEs (GDP) reached 53.3%, meaning that more than half of Indonesia's economy achievement, by now supported by the SME sector. In terms of employment, in 2006 SMEs managed to absorb  labor force as 58.4 million or approximately 96.2% of the total workforce. University and professional institutions should act as an agent of expertise for SMEs,  derived its graduates to be well educated and equipped by knowledge and SMEs managerialship as well. They may lack in  entrepreneurial experience, but by  internship, training, mentoring, and provisioning program  through soft skill trainings, would be able to increase their competence as a junior consultant

Key Word: Working Capital,  Market, Managerialship,  Small Medium Enterprises, Agent   of Expertise

Abstrak

Hasil penelitian yang dilakukan oleh berbagai kalangan di berbagai daerah di Indonesia pada akhirnya mengerucut pada satu kesimpulan yang relatif sama, bahwa sebenarnyalah terdapat 3 aspek umum yang menjadi problematika UKM selama ini, yaitu: Aspek permodalan, aspek pasar, dan manajerial. Sektor usaha kecil dan menengah ( UMKM) kini dinilai sebagai salah satu kekuatan ekonomi Indonesia yang cukup signifikan. Secara makro dapat dilihat behwa potensi yang dimiliki sektor UKM ini sudah cukup besar. Secara umum, pada 2006, sumbangan UKM terhada Produk Domestic Bruto ( PDB) mencapai 53.3 %, artinya lebih dari setengah gerak perekonomian Indonesia kini ditopang oleh sektor UKM. Dalam hal penyerapan tenaga kerja, pada 2006 UKM berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 58.4 juta atau sekitar 96.2 % dari total angkatan kerja. Perguruan tinggi dan lembaga profesi (konsultan manajemen dan bisnis) harus berperan sebagai agent of expertise bagi UKM, yakni mencetak para lulusannya untuk dididik dan dibekali tentang ilmu dan pengetahuan manajerial UKM. Mereka mungkin minim pengalaman kewirausahaan, namun dengan diadakannya program magang, pelatihan pendampingan, dan pembekalan melalui training-training soft skill, akan mampu meningkatkan kompetensi mereka sebagai konsultan yunior.

Kata Kunci: Modal, Pasar, Manajerial, Usaha Kecil Menegah,  Agen Pelatihan.