Pedoman Penyusunan Skripsi

Link Download  https://drive.google.com/open?id=1q6mfbVuu2fg946O_1ZwzvkNtp5H2kJr-

BAB I

PENDAHULUAN

 

Dalam rangka memperoleh gelar Sarjana Strata Satu (S-1)  Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jakarta, seorang mahasiswa diwajibkan melaksanakan penelitian. Penelitian (research) merupakan penyelidikan suatu masalah secara sistematis, kritis, ilmiah dan formal yang umumnya bertujuan untuk menemukan, mengembangkan atau menguji kebenaran suatu pengetahuan, yang memiliki kemampuan deskriptif dan analitis.

 

Sebelum pelaksanaan penelitian tersebut,  mahasiswa harus memahami prosedur yang harus dilalui sebagai acuan atau kerangka kerja (term of reference), sehingga mampu mengembangkan potensi intelektualnya dalam bentuk tulisan serta dapat mempertahankan idenya secara ilmiah.

 

Untuk tujuan tersebut maka disusunlah pedoman penulisan skripsi ini sebagai acuan bagi mahasiswa mulai dari pengajuan judul sampai dengan ujian skripsi dan komprehensif. Pedoman penulisan skripsi ini dibuat secara baku dalam rangka menyeragamkan penulisan skripsi bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jakarta.

 

A               Pengertian

Dalam pedoman ini yang dimaksud dengan :

  1. Skripsi adalah karya ilmiah sebagai hasil  penelitian lapangan, kajian pustaka dan analisis data yang dilakukan oleh mahasiswa atas fenomena sosial ekonomi yang berkembang di masyarakat.
  2. Pembimbing adalah dosen yang telah memenuhi kualifikasi akademik yang mengacu kepada pedoman pembimbing skripsi Universitas Muhammadiyah Jakarta.
  3. Bimbingan adalah proses akademik yang melibatkan dosen pembimbing dan mahasiswa terbimbing dalam rangka menghasilkan karya ilmiah.
  4. Penguji adalah dosen yang memenuhi kualifikasi akademik dan ditunjuk oleh Dekan untuk melakukan pengujian terhadap laporan hasil penelitian /skripsi dan komprehensif.
  5. Usulan penelitian adalah kegiatan awal yang disusun sebelum dimulainya melakukan penelitian.
  6. TOR (Term of Refference) merupakan outline dari suatu kegiatan , yang mendiskripsikan tujuan dan struktur suatu proyek,negosiasi, pertemuan dll sebelum kegiatan dimulai.
  7. Pembahas adalah dosen yang ditunjuk oleh ketua program studi sesuai dengan konsentrasi usulan penelitian.

 

B               Dasar Hukum

  1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen.
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan.
  4. Statuta UMJ tahun 2010.
  5. Peraturan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Nomor 297 Tahun 2010, tentang Pedoman Pembimbingan Skripsi.

 

C               Bobot Skripsi

Bobot skripsi dihitung berdasarkan nilai satuan kredit semester yang setara dengan 6 sks sesuai dengan kurikulum operasional masing-masing program studi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PROSEDUR PENULISAN SKRIPSI

 

  1. Persyaratan Penulisan Skripsi

1.  Syarat Administrasi Akademik

  1. Telah menyelesaikan minimal 120 sks dan telah lulus  mata kuliah Metodologi  Penelitian (minimal nilai C).
  2. Mengisi KRS
  3. Telah memiliki sertifikat laboratorium yang sesuai dengan ketentuan masing-masing program studi.
  4. Telah memiliki sertifikat bina baca Al-Qur'an.
  5. Telah memiliki sertifikat bahasa Inggris dengan TOEFL minimal 330.

 

  1. Syarat Administrasi Keuangan
    1. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif dan tidak memiliki tunggakan keuangan (dilampirkan dengan bukti setoran terakhir).
    2. Telah melakukan pembayaran sks skripsi.
    3. Dalam proses penyusunan skripsi apabila belum selesai dalam satu semester, maka semester berikutnya harus melakukan pembayaran Her Registrasi.

 

  1. Pengajuan TOR (Term of Refference)

Dalam TOR harus melampirkan syarat-syarat yang tertera pada point A (1 dan 2). Pengajuan TOR dilakukan setiap awal semester pada masing-masing program studi, sesuai dengan jadwal yang ditentukan. TOR yang akan diajukan harus memenuhi kriteria yang relevan dengan konsentrasi pada program studi dan bisa diteliti serta dipecahkan dengan pendekatan ilmiah. Judul dan obyek yang diteliti tidak mengalami kejenuhan serta disetujui oleh ketua program studi.

 

  1. Penunjukan Dosen Pembimbing

Setelah TOR disetujui, ketua program studi menunjuk dan mengusulkan dosen pembimbing kepada dekan untuk di keluarkan surat tugas. Tugas pembimbing skripsi adalah untuk membantu dan mengarahkan mahasiswa dalam menyelesaikan penelitian. Aktivitas pembimbingan dicatat dalam kartu kendali (lampiran 1).

 

  1. Seminar Usulan Penelitian

Usulan penelitian yang telah disetujui, ditandatangani oleh dosen pembimbing dan ketua program studi selanjutnya harus diseminarkan secara terbuka dihadapan dosen pembahas dan mahasiswa. Seminar ini bertujuan untuk memperoleh masukan dan perbaikan terhadap rencana penelitian.

Adapun ketentuan untuk melaksanakan seminar usulan penelitian  adalah sebagai berikut:

1.   Penyaji seminar

Penyaji seminar adalah mahasiswa yang telah mendapatkan persetujuan dosen pembimbing, selanjutnya melakukan seminar yang didampingi oleh dosen pembimbing dengan syarat telah mengikuti seminar usulan penelitian sebagai peserta  minimal 3 (tiga) kali, yang tercatat dalam daftar hadir mengikuti seminar usulan penelitian (lampiran 2)

  1. Moderator adalah dosen pembimbing yang memandu jalannya seminar dan melaporkan kegiatan tersebut dengan melampirkan  perbaikan dari peserta seminar dan dosen pembahas kepada ketua program studi. Contoh laporan kegiatan seminar usulan penelitian (lampiran 3).
  2. Peserta seminar

Terdiri dari mahasiswa yang sedang mempersiapkan usulan penelitian. Minimal duduk di semester VI, dilaksanakan apabila telah dihadiri minimal 10 peserta (lampiran 4).

  1. Dosen pembahas bertugas :

-      Membahas dan melakukan koreksi untuk perbaikan usulan penelitian.

-      Mengisi dan menandatangani form berita acara seminar usulan penelitian (lampiran 3)

 

  1. Pengesahan Usulan Penelitian

Usulan penelitian yang telah diperbaiki berdasarkan masukan dan perbaikan pada saat seminar diserahkan kepada ketua program studi untuk disahkan.

 

  1. Permohonan Surat Izin Penelitian
  2. Setelah usulan penelitian disetujui, mahasiswa mengajukan permohonan izin penelitian pada bagian akademik dengan menunjukkan usulan penelitian yang telah disahkan oleh ketua program studi.
  3. Mengisi laporan kegiatan penelitian mahasiswa, contoh laporan kegiatan penelitian mahasiswa  (lampiran 5)

 

  1. Laporan Hasil Penelitian

Laporan hasil penelitian disusun setelah mahasiswa melakukan penelitian melalui proses bimbingan. Dalam penyusunan laporan hasil penelitian harus mengacu pada pedoman penulisan skripsi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

 USULAN PENELITIAN

 

  1. Isi Usulan Penelitian
  2. Judul

Judul mencerminkan isi penelitian yang mengandung konsep atau hubungan antar konsep yang menggambarkan gejala/fenomena yang akan diteliti.

Contoh halaman judul usulan penelitian (lampiran 6) , dan halaman pengesahan (lampiran 7)

 

  1. Bagian Isi

BAB I. PENDAHULUAN.

  1. Latar Belakang Masalah

Mengemukakan masalah sebagai latar belakang penelitian yang akan dilakukan dalam bidang keilmuan yang menjadi perhatian peneliti. Dalam latar belakang diuraikan hal-hal :

  1. Pernyataan tentang gejala/fenomena yang akan diteliti (diangkat dari masalah teoritis atau masalah praktis).
  2. Situasi yang melatarbelakangi kemungkinan timbulnya permasalahan.
  3. Adanya keterbatasan pada penelitian terdahulu (baik substansi, variabel, metode, maupun objek).
  4. Identifikasi Masalah

Identifikasi masalah merupakan pernyataan masalah (problem statement) atau indikasi adanya masalah dari kesenjangan dalam latar belakang penelitian dalam bentuk butir per butir.

  1. Pembatasan Masalah

Pembatasan masalah dilakukan dengan tujuan agar pokok permasalahan yang diteliti lebih fokus pada masalah yang diteliti, mencakup pembatasan variabel, waktu dan bagian.

  1. Perumusan Masalah

Perumusan masalah merupakan pertanyaan masalah (research question) yang diteliti dan dinyatakan dengan jelas, tegas serta konkret.

  1. Tujuan dan Kegunaan Penelitian
    1. Tujuan

Tujuan penelitian disesuaikan dengan perumusan masalah yang akan diteliti serta mendukung pengembangan ilmu pengetahuan. Ungkapan pernyataan tujuan seperti: mengetahui, membandingkan, menjelaskan, mengungkap, menggambarkan  dan lain-lain.

  1. Kegunaan Penelitian

1)     Aspek teoritis (keilmuan) dengan menyebutkan kegunaan teoritis apa yang dapat dicapai dari masalah yang diteliti.

2)     Aspek praktis (guna laksana) dengan menyebutkan kegunaan apa yang dapat dicapai dari penerapan pengetahuan yang dihasilkan dari penelitian ini.

Tidak mencantumkan kegunaan untuk penyelesaian studi.

 

 

 

BAB II.  KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA BERPIKIR  DAN  HIPOTESIS PENELITIAN.

 

Dalam bab ini dikemukakan dengan jelas, ringkas dan padat tentang hasil kajian kepustakaan terkait dengan masalah yang akan diteliti untuk kemudian menguraikan pemikiran dan menyatakan hipotesis. Bab ini akan menguraikan tentang :

  1. Kajian Pustaka

Kajian  pustaka pada dasarnya memuat :

  1. Kajian teori yang berkaitan dengan permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian.
  2. Penelitian terdahulu, merupakan hasil penelitian pihak lain yang dianggap relevan  terkait dengan masalah yang akan dianalisis, baik substansi, variabel, metode, maupun objek.
  3. Kerangka berpikir

Merupakan model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor yang akan diidentifikasi sebagai masalah. Kerangka berpikir yang baik akan menjelaskan  variabel dan/atau keterkaitan antarvariabel, untuk memecahkan masalah yang dirumuskan secara skematik.

  1. Hipotesis Penelitian
    1. Penggunaan hipotesis bukan merupakan keharusan, tetapi tergantung pada paradigma/pendekatan  penelitiannya.
    2. Bagi paradigma/pendekatan penelitian kuantitatif (komparatif/asosiatif) diharuskan menggunakan hipotesis. Hipotesis harus diuji sesuai dengan metode yang digunakan. Apabila jumlah perumusan masalah dua (2), maka hipotesis juga harus dua (2).

 

BAB III.  METODE PENELITIAN.

Metode penelitian pada dasarnya menjelaskan cara dan teknik yang digunakan peneliti dalam melakukan penelitian. Secara garis besar metode penelitian berisi tentang :

  1. Tempat dan waktu penelitian
    1. Lokasi penelitian merupakan tempat (situs) penelitian/perusahaan dimana penelitian dilakukan, beserta nama kota atau area (wilayah).
    2. Waktu penelitian dimulai sejak persetujuan TOR (penunjukan pembimbing) sampai dengan laporan penelitian disetujui oleh pembimbing.
    3. Sifat Penelitian

Sifat penelitian, secara garis besar dibagi menjadi penelitian yang bersifat studi kasus dan penelitian yang bersifat survey. Sebaiknya cantumkan juga arti dari sifat penelitian secara spesifik.

  1. Sumber data

Data yang dikumpulkan, secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :

  1. Data Primer yaitu data yang diperoleh langsung dari lokasi penelitian (wawancara, observasi, kuesioner)
  2. Data Sekunder yaitu data yang diperoleh dari sumber lain selain dari lokasi penelitian (publikasi, jurnal, dokumen).
  3. Teknik Pengambilan Sampel

Teknik pengambilan sampel, bisa berupa sensus atau sam­pling. Jika menggunakan sampling maka dapat memakai teknik probabilitas sampling dan non probabilitas sampling.

  1. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data sebaiknya menyebutkan semua alat analisis yang digunakan, termasuk pengujian hipotesisnya. Analisis data dapat bersifat kuantitatif maupun kualitatif.

 

 

 

  1. Bagian Akhir

Bagian akhir meliputi :

  1. Daftar Pustaka

Daftar pustaka berisi keseluruhan literatur beserta pengarangnya, yang dijadikan sebagai acuan dalam penelitian. Cara penulisan daftar pustaka dapat dilihat pada bab 5 pedoman penulisan skripsi ini

  1. Jadwal kegiatan penelitian (time schedule)

Merupakan rencana kegiatan, alokasi waktu kegiatan yang dituangkan dalam bentuk matrik.

  1. Lampiran Kuesioner

 

  1. Prosedur pelaksanaan seminar usulan penelitian
  2. Usulan penelitian telah ditandatangani oleh pembimbing dan diketahui oleh ketua program studi.
  3. Dekan menugaskan dosen pembahas atas pertimbangan ketua program studi sesuai dengan konsentrasi, mayor minor pemangku mata kuliah.
  4. Surat penunjukan dan bahan seminar diterima dosen pembimbing dan pembahas paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan seminar.
  5. Hasil seminar diserahkan rangkap 4 (empat) masing-masing kepada ketua program studi, pembahas, pembimbing dan mahasiswa yang bersangkutan segera setelah pelaksanaan seminar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

PENULISAN SKRIPSI

 

Penulisan skripsi terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian isi, dan bagian akhir.

 

A. Bagian Awal

Bagian awal  meliputi sampul/cover depan, halaman judul, halaman pengesahan, persetujuan tim penguji, abstraksi (abstract), kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar dan daftar lampiran.

  1. Sampul/Cover Depan

Warna dasar sampul/cover di cetak berwarna jingga (orange), dengan tulisan berwarna hitam, dengan pita pembatas untuk masing-masing program studi dibedakan yaitu

  • Program studi Manajemen warna emas.
  • Program studi Akuntansi warna perak.
  • Program studi Ekonomi Islam warna hitam.

Sampul/cover depan skripsi berisi logo UMJ, judul skripsi, maksud dan tujuan skripsi, nama dan nomor mahasiswa, tempat mahasiswa kuliah, kota dan tahun skripsi disahkan.

  1. Logo Universitas Muhammadiyah Jakarta.

                              Logo Universitas Muhammadiyah Jakarta berbentuk segi lima

                              dengan garis tengah 3,5 cm.

  1. Judul Skripsi
  2. Skripsi.
  3. Maksud dan tujuan skripsi.
  4. Nama, dan NIM.

Nama ditulis lengkap (tidak boleh disingkat) dan dibawahnya   NIM.

  1. Universitas, Fakultas, kota dan tahun skripsi disyahkan.

                             Contoh Sampul/cover depan dapat dilihat pada (lampiran 8)

 

  1. Halaman Judul

Halaman Judul dibuat persis sama dengan sampul/cover depan. Contoh halaman judul dapat dilihat pada ( lampiran 8)

 

 

 

  1. Halaman pengesahan

Halaman pengesahan meliputi:

  1. Logo Universitas Muhammadiyah Jakarta
  2. Skripsi
  3. Judul
  4. Nama
  5. NIM 
  6. Fakultas
  7. Program Studi
  8. Konsentrasi
  9. Tanggal pengesahan
  10. Nama Pembimbing
  11. Mengetahui Ketua Program Studi, dan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jakarta. Contoh halaman pengesahan (lampiran 9)

 

  1. Pernyataan keaslian skripsi

Ditandatangani diatas materai 6000 (lampiran 10)

 

  1. Persetujuan Tim Penguji

Berisi pengesahan/tanda tangan tim penguji yang terdiri dari Ketua dan dua anggota (diketik nama, gelar dan NID). Contoh persetujuan tim penguji (Lampiran 11)

 

  1. Abstraksi (Abstract)

Ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris  maksimal 250 karakter diketik satu spasi. Terdiri dari tiga paragraf yaitu masalah penelitian,  metode penelitian dan hasil/temuan penelitian. Kata kunci (key word) diletakkan dibagian bawah abstraksi.

 

  1. Kata Pengantar

Secara umun kata pengantar meliputi:

  1. Alinea pertama berisi pernyataan rasa syukur penulis terhadap Allah SWT dan shalawat nabi.
  2. Alinea kedua berisi tentang maksud/tujuan penulisan skripsi
    1. Alinea ketiga berisi tentang ucapan terima kasih penulis ke berbagai  pihak yang telah membantu.
    2. Alinea keempat berisi tentang  pernyataan ketidaksempurnaan penulis dan kesediaan menerima  kritik dan  saran yang membangun.
    3. Diakhiri dengan penanggalan Hijriah dan Masehi.

 

  1. Daftar Isi

Merupakan penunjuk halaman dari seluruh isi skripsi. Contoh daftar isi (lampiran 12)

 

  1. Daftar Tabel

Memuat semua nomor dan judul tabel yang ada dalam skripsi beserta halamannya . Contoh daftar tabel (lampiran 13)

 

  1. Daftar Gambar

Memuat semua nomor dan judul gambar yang ada dalam skripsi beserta halamannya. Contoh daftar gambar dapat dilihat pada (lampiran 14 )

 

  1. Daftar Lampiran

Memuat semua lampiran yang ada dalam skripsi. Contoh  daftar lampiran dapat dilihat pada ( lampiran 15)

 

  1. Bagian Isi

Skripsi terdiri dari 5 (lima) bab, meliputi :

BAB I.  PENDAHULUAN

Meliputi Latar Belakang Masalah, Identifikasi Masalah, Pembatasan Masalah, Perumusan Masalah, Tujuan dan Kegunaan Penelitian.

 

BAB II.  KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA BERFIKIR DAN HIPOTESIS

1. Kajian Pustaka, pada dasarnya memuat :

  1. Kajian teori yang berkaitan dengan permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian.
  2. Penelitian terdahulu, merupakan hasil penelitian pihak lain yang dianggap relevan  terkait dengan masalah yang akan dianalisis, baik substansi, variabel, metode, maupun objek.

 

 

  1. Kerangka berpikir

Merupakan model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor yang akan diidentifikasi sebagai masalah. Kerangka berpikir yang baik akan menjelaskan  variabel dan/atau keterkaitan antarvariabel, untuk memecahkan masalah yang dirumuskan secara skematik.

 

  1. Hipotesis Penelitian

Jadi hipotesis merupakan jawaban sementara (probabilistik) dari perumusan masalah yang harus diuji kebenarannya. Jadi, kalau jumlah Perumusan Masalah 2, maka hipotesis juga harus 2. Hipotesis harus bisa diuji dengan metode analisis yang akan dipergunakan. Penggunaan hipotesis bukan merupakan keharusan, tetapi tergantung pada paradigma/pendekatan  penelitiannya

 

BAB III.  METODE PENELITIAN

 

Metodologi penelitian pada dasarnya menjelaskan cara dan teknik yang digunakan peneliti dalam melakukan penelitian. Secara garis besar metodologi penelitian berisi tentang :

 

  1. Tempat dan waktu penelitian

Lokasi penelitian merupakan tempat (situs) penelitian/perusahaan dimana penelitian dilakukan, beserta jalan dan nama kota, serta tanggal, bulan dan tahun  penelitian dilaku­kan.

 

  1. Sifat Penelitian

Sifat penelitian, secara garis besar dibagi menjadi penelitian yang bersifat studi kasus dan penelitian yang bersifat survey. Sebaiknya cantumkan juga arti dari sifat penelitian secara spesifik.

 

  1. Sumber data

Data yang dikumpulkan, secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :

  1. Data Primer yaitu data yang diperoleh langsung dari lokasi penelitian (wawancara, observasi, kuesioner)
  2. Data Sekunder yaitu data yang diperoleh dari sumber lain selain dari lokasi penelitian (publikasi, jurnal, dokumen).

 

  1. Teknik Pengambilan Sampel

Teknik pengambilan sampel, bisa berupa sensus atau sam­pling. Jika menggunakan sampling maka dapat memakai teknik probabilitas sampling dan non probabilitas sampling.

 

  1. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data sebaiknya menyebutkan semua alat analisis yang digunakan, termasuk pengujian hipotesisnya. Analisis data dapat bersifat kuantitatif maupun kualitatif.

 

BAB IV.  HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

 

  1. Hasil Penelitian

Meliputi tinjauan umum obyek yang diteliti, struktur organisasi, ruang lingkup usaha dan data yang terkait dengan masalah yang diteliti.

 

  1. Pembahasan

Merupakan pengolahan data yang berkaitan dengan masalah yang diteliti menggunakan alat analisis tertentu untuk menemukan jawaban atas perumusan masalah.

 

BAB V. PENUTUP

 

Penutup pada dasarnya merupakan kesimpulan dan saran atas hasil penelitian.

  1. Kesimpulan merupakan isi ringkas hasil penelitian dan merupakan jawaban atas perumusan masalah dan pembuktian dari hipotesis yang dibuat peneliti.
  2. Saran  merupakan   masukan perbaikan atas kekurangan yang ditemui pada objek yang diteliti.

 

 

 

 

 

 

C   Bagian Akhir

Bagian akhir skripsi meliputi :

  1. Daftar Pustaka

Daftar pustaka berisi keseluruhan literatur/referensi beserta pengarangnya, yang dijadikan sebagai acuan dalam penelitian. Cara penulisan daftar pustaka dapat dilihat pada bab 5.

  1. Lampiran

Lampiran pada skripsi bisa berupa surat bukti selesai penelitian, instrumen penelitian (daftar pertanyaan), hasil tabulasi data, perhitungan-perhitungan, dan dokumen lain yang relevan. Untuk mempermudah pemanfaatannya, setiap lampiran harus diberi nomor urut lampiran dengan menggunakan angka Arab.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

KETENTUAN PENULISAN SKRIPSI

 

Untuk menyeragamkan penulisan, baik usulan penelitian maupun skripsi mengacu pada ketentuan penulisan sebagai berikut :

 

  1.   Ketentuan Umum

Meliputi kertas yang digunakan, pengetikan, penomoran dan penggunaan baha.sa. Ketentuan ini akan dijelaskan sebagai berikut :

  1. Kertas
    1. -
    2. Sampul depan skripsi berwarna orange dalam bentuk hard cover.
    3. Setiap skripsi harus diberi pita warna sesuai prodi masing-masing.
    4. Warna pengetikan/pencetakan tulisan pada sampul depan untuk program studi Manajemen berwarna emas, untuk program studi Akuntansi berwarna perak dan program studi ekonomi Islam (lihat bab 1V diatas)
    5. Pada sisi kiri hard cover (punggung)  ditulis nama maha­siswa, NIM, judul dan tahun penelitian (lampiran 16)

 

  1. Pengetikan

Ketentuan pengetikan meliputi :

  1. Pengetikan dilakukan dengan ketentuan : 3 cm dari atas, 4 cm dari tepi kiri, 3 cm dari tepi kanan, dan 3 cm dari bawah.
  2. Untuk halaman cover, judul skripsi  menggunakan font 12 dengan huruf kapital dan tebal dengan spasi 1
  3. Jenis huruf menggunakan Tahoma dengan font 11.
  4. Dalam pengetikan skripsi ini digunakan spasi ganda (double).
  5. Pengetikan menggunakan format rata kiri kanan (justify).
  6. Jarak antar judul bab dengan sub bab adalah 4 spasi.
  7. Jarak antar sub bab adalah 2 spasi.
  8. Pengetikan judul bab tengah kertas (center) huruf kapital dan tebal
  9. Pengetikan judul sub bab harus tebal.
  10. Pengetikan setiap awal paragraf (alinea) dimulai pada ketukan ke-6 (1 cm paragraf special identation)
  11. Paragraf berlaku untuk pengetikan di bawah bab, sub bab dan sub-sub bab
  12. Pengetikan judul bab, diketik pada halaman baru.

 

  1. Penomoran

Ketentuan penomoran meliputi penomoran bagian awal, bagian isi, dan bagian akhir. Penomoran bagian awal, baik usulan penelitian maupun skripsi, menggunakan nomor Romawi kecil (i, ii, iii, iv, dan seterusnya).  

Penomoran bagian isi dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Penomoran diberikan pada setiap halaman sisi kanan atas, kecuali pada awal bab.
  2. Penomoran bab, menggunakan angka romawi besar (I, II, III dan seterusnya) dan menggunakan kata BAB.
  3. Penomoran sub bab, menggunakan huruf balok (A, B, C, dan seterusnya).
  4. Penomoran sub dari sub bab, menggunakan angka Arab (1,2, 3,dan seterusnya).
  5. Penomoran perincian sub dari sub bab (perincian point d), menggunakan angka huruf latin kecil (a, b, c, dan seterusnya)
  6. Penomoran perincian dari perincian sub dari sub bab (perincian point e), menggunakan angka arab yang diberi tanda kurung tutup dibelakangnya 1), 2), 3) dan seterusnya)
  7. Penomoran perincian dari point f, menggunakan angka romawi kecil (i, ii, iii, iv, dan seterusnya).

Penomoran untuk bagian akhir (daftar pustaka, lampiran-lampiran) menggunakan angka Arab dan diletakkan pada sisi kanan atas.

Contoh penomoran (lampiran 17 )

 

  1. Ketentuan Khusus.

Ketentuan khusus meliputi penulisan judul bab, sub bab, sub sub bab, kutipan langsung dan penulisan daftar pustaka.

  1. Penulisan judul bab, sub bab, dan sub sub bab.
    1. Penulisan judul bab, semua menggunakan huruf besar dan tebal.
    2. Penulisan sub bab, yang menggunakan huruf besar hanya awal setiap kata, kecuali untuk kata sambung atau kata depan, misalnya: A. Latar Belakang Masalah; D. Tujuan dan Kegunaan Penelitian dan sebagainya
    3. Penulisan sub sub bab, menggunakan huruf kecil, kecuali awal kalimat dan penggunaan huruf besar berdasarkan Ejaan Yang Disempurnakan (misalnya nama kota, Bandar Lampung).
    4. Penulisan huruf tebal dan miring.
      1. Penulisan huruf tebal digunakan untuk menuliskan bab dan sub bab.
      2. Penulisan huruf miring digunakan untuk menuliskan kata/bahasa asing, kecuali yang telah disesuaikan dengan EYD.
      3. Penulisan kutipan langsung.
        1. Jika penulis hanya satu orang, penulisannya dapat dilihat seperti contoh berikut.

Husnan (2010:96) menyatakan bahwa sewa guna usaha adalah        ”Bentuk persewaan yang tidak bisa dibatalkan selama periode persewaan tersebut, dan diharuskan membayar biaya sewa secara periodik selama periode sewa tersebut.”

  1. Jika penulis terdiri dari dua orang, penulisannya seperti contoh berikut :

Siegel dan Shim (2009:98) menyatakan bahwa ”..... tolok ukur tunggal keberhasilan suatu organisasi yang paling luas dipergunakan adalah laba atas investasi (ROI).”

  1. Jika penulis lebih dari dua orang, penulisannya seperti contoh berikut Martin, dkk. (2003:178) menyatakan bahwa arus kas proyek dapat dikelompokkan dalam 3 kategori, yaitu (1) pengeluaran  awal (2) selisih arus kas selama umur ekonomis proyek (3) arus kas terminal (arus kas penutup)
  2. Penulisan tabel, gambar, dan lampiran

1)  Pembuatan tabel dan gambar

  1.                                i.   Nomor dan nama tabel/gambar ditulis di atas table/gambar (tengah-tengah), sedangkan sumber ditulis di bawah tabel/gambar (pojok kiri tabel).
  2.                               ii.   Huruf awal setiap nama tabel/gambar ditulis dengan menggunakan huruf kapital.
  3.                              iii.   Judul dan isi tabel/gambar diketik 1 (satu)  spasi.
  4.                             iv.   Tabel/gambar tidak boleh terpotong dari setiap halaman, tetapi dapat disesuaikan (diperkecil)  atau dalam bentuk melintang (landscap) dengan cara dilipat.

2)   Pembuatan lampiran

Nomor dan nama lampiran beserta sumber ditulis di atas lampiran, sumber ditulis di halaman bawah lampiran.

 

  1. Penulisan Daftar Pustaka
    1. Buku/jurnal/hasil penelitian

1)  Urutkan nama pengarang berdasarkan urut abjad, dan tidak perlu diberi nomor.

2)  Nama pengarang untuk orang Indonesia, ditulis biasa, sedangkan untuk orang asing, tuliskan terlebih dahulu nama keluarga yang diikuti koma dan nama depannya diletakkan di belakang koma.

3)  Jarak baris antara satu judul buku/jurnal dengan judul buku/jurnal lain, 2 spasi, sedangkan antara baris dalam 1 judul buku/jurnal 1 spasi. Baris satu dimulai pada ketukan pertama, sedangkan baris dua dan seterusnya dimulai pada ketukan ke-6.

4)  Untuk buku ditulis nama pengarang diikuti tanda koma,  tahun, judul buku ditulis miring, edisi,  jilid, nama penerbit, dan kota penerbit dilakukan.

5)  Untuk jurnal ditulis nama pengarang diikuti tanda koma,  tahun, judul tulisan ditulis tegak, nama jurnal ditulis miring, edisi/volume,  halaman (lihat lampiran  18).

6)  Untuk hasil penelitian yang tidak dipublikasikan (skripsi, tesis)  ditulis nama pengarang diikuti tanda koma,  tahun, judul  ditulis miring, nama penerbit, dan kota penerbit dilakukan.

7)  Jika ada dua atau lebih buku/jurnal/hasil penelitian dengan  pengarang yang sama, maka penulisan nama diurutkan berdasarkan tahun penerbitan yang lebih dulu. Apabila dua buku pada tahun yang sama, maka tahun yang lebih awal diberi huruf a, b, dan seterusnya.

 

 

 

 

 

 

 

  1. Website

Ditulis dengan URL (Uniform Resource Locator) yang menggambarkan alamat suatu sumber. Contoh: wwwbi.go.id/web/id/Statistik/Statistik+perbankan+syariah/sps_1012.htm. Dan ditulis tanggal diunggahnya.

 

  1. Undang-undang/Peraturan

Ditulis dengan lembaga penerbit, nomer, tahun, nama undang-undang/peraturan dan tanggal penerbitan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB  VI

 

Prosedur/Pelaksanaan Ujian Skripsi dan Komprehensif,

Kelulusan serta Yudisium

 

  1.  Prosedur Ujian

 

Ujian skripsi dan komprehensif dapat dilakukan setelah mahasiswa :

  1. Telah menyelesaikan seluruh mata kuliah yang telah dipersyaratkan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,00. Memiliki nilai D maksimal 2 (dua) mata kuliah, kecuali Al-Islam, pancasila, metodologi penelitian dan mata kuliah konsentrasi.
  2. Menyerahkan kartu konsultasi bimbingan skripsi yang ditandatangani dosen pembimbing.
  3. Melakukan pendaftaran ujian skripsi dan komprehensif di bagian akademik dengan menyertakan:
    1. Fotocopy bukti pembayaran her registrasi yang sudah dilegalisir oleh bagian keuangan.
    2. Fotocopy kwitansi pembayaran ujian skripsi dan komprehensif.
    3. Menyerahkan draf skripsi yang telah disetujui dan ditandatangani oleh dosen pembimbing.
    4. Menyerahkan foto copy Ijazah SMU atau yang sederajat yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.
    5. Menyerahkan transkrip nilai atau foto copy surat rekomendasi dan hasil konversi mata kuliah bagi mahasiswa aktif kembali dan pindahan.
    6. Menyerahkan pas foto hitam putih terbaru dengan ukuran 4 x 6 sebanyak 3 (tiga) lembar, 3 x 4 sebanyak 4 (empat) lembar (laki-laki memakai jas berdasi, wanita berpakaian kebaya dan sanggul atau disesuaikan jika berjilbab).

5. Skripsi diterima oleh penguji paling lambat 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan ujian.

 

 

 

 

 

  1. Pelaksanaan Ujian
    1. Pakaian peserta
      1. Laki-laki : kemeja putih, celana panjang hitam dan memakai dasi
        1. Perempuan : baju putih , rok/celana panjang hitam (sebaiknya menggunakan busana muslimah)
        2. Penguji, terdiri atas ketua dan dua orang anggota.
        3. Penilaian kelulusan , lihat contoh berita acara  (lampiran 18)

 

  1. Kelulusan dan Yudisium

Setelah mahasiswa dinyatakan lulus ujian skripsi dan komprehensif, apabila ada koreksi perbaikan dari tim penguji, maka selanjutnya, mahasiswa mengadakan perbaikan skripsi di bawah bimbingan dosen pembimbing atau penguji. Paling lambat 10 (sepuluh) hari setelah ujian skripsi dan komprehensif. Apabila telah selesai direvisi  dan telah ditandatangani oleh tim penguji, skripsi di jilid  hard cover  rangkap 3 dan diserahkan ke bagian Tata Usaha (KTU).

 

Jika mahasiswa dinyatakan tidak lulus, maka mahasiswa tersebut dapat mengikuti ujian kembali sesuai jadwal yang ditentukan.

Mahasiswa yang telah dinyatakan lulus pada ujian skripsi dan komprehensif, selanjutnya diwajibkan mengikuti yudisium ( memperoleh surat keterangan lulus).

 

Gambar

Bagan dan Alur Penulisan dan Ujian Skripsi/Komprehensif

 

 
   

 

                                                                    

 

Revisi Usulan Penelitian

 

 

                                               

 

 
   

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

Fakultas Ekonomi UMJ. 2010. Buku Pedoman Penyusunan Skripsi: edisi Revisi desember 2010 . Jakarta

                                                                          

Juanda, Bambang. 2009. Metodologi Penelitian Ekonomi & Bisnis. Bogor: IPB Press.

 

Peraturan Rektor UMJ No. 297 tahun 2010 tentang Pedoman Pembimbingan Skripsi.

 

Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

 

Riduwan. 2009. Metode & Teknik Menyusun Proposal Penelitian. Bandung: Alfabeta.

 

Sidik Priadana dan Saludin Muis. 2009. Metodologi Penelitian Ekonomi & Bisnis, Edisi Pertama, Cetakan Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.

 

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Administrasi Dilengkapi dengan Metode R & D. Bandung: Alfabeta.

 

Sugiyono. 2008. Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung:  Alfabeta.

 

Sugiyono.2008. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

 

Undang-Undang Republik Indonesia No.20 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional.

 

Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.